Jumat, 10 Agustus 2012

Gimana Sih Perjalanan Indonesia Sepanjang Olimpiade..



Pada tau semua kan kalau tahun ini ada pesta olahraga terbesar sejagad raya.. Yap! Olimpiade. Olimpiade adalah kompetisi olahraga yang mempertandingkan seluruh cabang olahraga yang ada dengan pesertanya adalah seluruh negara di dunia ini. Pesta olahraga ini  resmi dimulai secara modern sejak tahun 1896, tepatnya di kota Athena, Yunani. Biarpun sejak abad ke-3 masehi olimpiade kuno udah diselenggarain di Yunani.
 Tahun ini olimpiade diselenggarain di kota London yang merupakan ibukota negara Inggris yang dimulai sejak tanggal 27 Juli - 12 Agustus 2012.
Dan tahun ini, kayak tahun-tahun sebelumnya juga, Indonesia ikut berpartisipasi sebagai peserta barengan sama 203 negara lain di dunia ini. Sebenernya sih ya, tahun  2012 ini adalah tahun terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan negara kita di Olimpiade. Kenapa? Nah, oke kalau gitu yuk langsung aja kita lihat catatan perjalanan Indonesia sepanjang Olimpiade biar pada tau semua...

Olimpiade Helsinki 1952 (Finlandia)

Olimpiade Helsinki 1952 adalah Olimpiade yang pertama kali Indonesia ikuti. Pada Olimpiade ini, kita samasekali gak ngedapetin satu pun medali. Atlet yang dikirim untuk ngikutin Olimpiade ini pun cuma tiga orang dengan hanya tiga cabang olahraga yang kita ikuti.
Sejak keikutsertaan kita untuk pertama kali di Olimpiade Helsinki, Indonesia gak pernah absen ikut Olimpiade kecuali di Olimpiade Tokyo 1964 dan Olimpiade Moskow 1980, karena ada permasalahan dalam negeri kita dan boikot sehubungan perang Soviet-Afganistan.

Olimpiade Seoul 1988 (Korea Selatan)

Nah, ini ni Olimpiade yang untuk pertama kalinya Indonesia sukses dapat medali sejak tahun 1952. Medali yang didapat Indonesia adalah dari cabang panahan beregu putri. Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani sukses ngerebut medali perak untuk Indonesia yang juga merupakan medali satu satunya yang bisa kita bawa pulang dari Seoul. Dan akhirnya, ketiga atlet kita itu dikenal dengan julukan Trio Srikandi karena jasa mereka.
Pada Olimpiade Seoul 1988 ini Indonesia mengirim 29 atlet yang bertanding di 11 cabang olahraga. Hasil akhir dari perjuangan para atlet kita itu adalah kita finish di peringkat 36 klasemen medali. Hebat kan..

Olimpiade Barcelona 1992 (Spanyol)

Olimpiade Barcelona 1992 adalah catatan terbaik keikutsertaan Indonesia di Olimpiade sampai saat ini. Karena di tahun itu, kita sukses membawa pulang 5 medali yang kesemuanya dari cabang bulutangkis. Tahun itu juga untuk pertama kalinya bulutangkis dipertandingkan di Olimpiade dan kita langsung ngeborong medali-medalinya. Di Olimpiade itu Indonesia mengirim sebanyak 42 atlet yang bertanding di 10 cabang olahraga, tapi cuma bulutangkis yang sukses ngasih medali.
Medali emas dipersembahkan oleh Susi Susanti dan Alan Budikusuma dari bulutangkis tunggal putrid dan bulutangkis tunggal putra.
Kemudian medali perak dipersembahkan oleh Ardy B. Wiranata dari bulutangkis tunggal putra dan Eddy Hartono/Rudy Gunawan dari bulutangkis ganda putra.
Sementara itu medali perunggu sukses direbut oleh Hermawan Susanto dari bulutangkis tunggal putra.
Dari raihan medali itu, Indonesia akhirnya finish di peringkat ke-24 klasemen medali, yang merupakan peringkat terbaik kita sampai saat ini. Superrrr....

Olimpiade Atlanta 1996 (Amerika Serikat)

Pada Olimpiade ini Indonesia mengirim 40 atlet yang kemudian berlaha di 11 cabang olahraga. Dan akhirnya kita sukses bawa pulang 4 medali, 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu yang semuanya tetep dari cabang bulutangkis.
Medali emas kita dipersembahkan oleh pasangan ganda putra Rexy Mainaki/Ricky Subagja.
Medali perak dipersembahkan oleh Mia Audina dari bulutangkis tunggal putri dan medali perunggu dipersembahkan oleh Susi Susanti dari bulutangkis tunggal putri dan pasangan ganda putra Antonius Ariantho/Denny Kantono.
Hasilnya adalah Indonesia finish di peringkat ke-41 klasemen medali. Turun sih memang, tapi masih tetap di 50 besar..

Olimpiade Sydney 2000 (Australia)

Olimpiade Sydney 2000 adalah Olimpiade dengan perolehan medali terbanyak yang Indonesia dapat sampai saat ini. Tahun itu Indonesia sukses bawa pulang 6 medali dengan 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu dari cabang bulutangkis dan cabang angkat besi yang kemudian jadi andalan Indonesia di setiap event besar olahraga.
Medali emas dipersembahkan oleh pasangan ganda putra bulutangkis  Tony Gunawan/Candra Wijaya.
Medali perak dipersembahkan oleh pasangan ganda campuran bulutangkis Tri Kusharjanto/Minarti Timur, Hendrawan dari bulutangkis tunggal putra dan Raema Lisa Rumbewas dari angkat besi 48kg putri.
Medali perunggu dipersembahkan oleh dua atlet angkat besi putri yaitu Sri Indriyani dari 48kg putri dan Winarni Binti Slamet dari 53kg putri.
Pada Olimpiade Sydney itu Indonesia mengirim 47 atlet yang bertanding di 12 cabang olahraga, yang mana jumlah atlet itu adalah yang terbanyak yang bisa lolos di Olimpiade sampai saat ini. Dengan total 6 medali itu Indonesia finish di peringkat ke-38 klasemen medali.

Olimpiade Athena 2004 (Yunani)

Pada Olimpiade ini Indonesia mengirim 38 atlet yang bertanding di 14 cabang olahraga. Yang akhirnya kita tetep sukses dapat medali, dengan perolehan medali yang sama persis kayak di Olimpiade Atlanta 1996 yaitu 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu.
Medali emas dipersembahkan oleh pemain tunggal putra bulutangkis terbaik kita pada saat itu, Taufik Hidayat.
Medali perak sukses didapat Raema Lisa Rumbewas dari cabang angkat besi 53kg putri.
Medali perunggu dipersembahkan oleh Sony Dwi Kuncoro dari cabang bulutangkis tunggal putra dan pasangan ganda putra Eng Hian/Flandy Limpele.
Hasil akhirnya adalah Indonesia finish di peringkat ke-48 klasemen medali dan masih tetap ada di 50 besar sejak 1952.

Olimpiade Beijing 2008 (China)

Indonesia sukses menjaga kestabilan sampai di Olimpiade Beijing ini. Total Indonesia bawa pulang 5 medali, masing-masing 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu tetap dari cabang bulutangkis dan angkat besi. Di Beijing 2008 Indonesia cuma ngirim 24 atlet yang berlaga di 7 cabang olahraga.
Medali emas dipersembahkan oleh pasangan ganda putra bulutangkis Markis Kido/Hendra Setiawan.
Medali perak dipersembahkan oleh pasangan ganda campuran bulutangkis Nova Widyanto/Lilyana Natsir.
Dan medali perunggu dipersembahkan oleh Maria Kristin Yulianti dari cabang bulutangkis tunggal putri, Eko Yuli Irawan dari cabang angkat besi 56kg putra dan Triyatno dari cabang angkat besi 62kg putra.
Indonesia masih dipandang baik karena akhirnya sukses finish di peringkat ke-42 klasemen medali.

Olimpiade London 2012 (Inggris)

Nah, nyambung yang di awal tadi nih, di London 2012 ini Indonesia cuma sanggup bawa pulang 1 medali perak dan 1 medali perunggu yang masing-masing dipersembahkan oleh Triyatno dari cabang angkat besi 69kg putra dan Eko Yuli Irawan dari cabang angkat besi 62kg putra.
Sementara itu cabang bulutangkis yang diharap bisa nyumbang medali malah hancur duluan. Apalagi kita tau kemarin pasangan ganda putri Greysa Polii/Meilana Jauhari didiskualifikasi oleh IOC (International Olympic Comitee) karena dianggap sengaja ngalah buat ngindarin lawan berat di babak selanjutnya, dan ternyata bener..
Tahun ini Indonesia ngirim 22 atlet yang bertanding di 8 cabang olahraga. Tapi yang sanggup ngasih medali ya cuma angkat besi tadi. Untung Indonesia masih punya Eko Yuli dan Triyatno.
Sementara peringkat kita di Olimpiade kali ini semakin turun karena negara-negara lain sukses nambah medali mereka, dan untuk pertama kalinya sejak 1952 Indonesia keluar dari peringkat 50 besar klasemen medali. Dan untuk pertama kalinya sejak 1992 kita gagal dapat emas. Dan untuk pertama kalinya sejak bulutangkis dipertandingkan di Olimpiade, kita gagal dapat medali dari cabang itu.
Dan untuk itu, aku kecewa berat, mungkin kalian juga..

.....

Apapun, kita gak pantas mencela mereka. Kita gak pantas menghina atlet-atlet kita yang udah bertanding di Olimpiade membawa nama bangsa. Mereka udah berjuang keras, berusaha sebaik mungkin, daripada kita yang cuma bisa nonton teriak-teriak sambil merepet gak jelas di depan TV.  Mungkin Tuhan cuma mau ngasih pelajaran untuk orang-orang berkuasa di negeri ini yang memimpin dengan cara yang buruk, kalau “ini lhoo negaramu.. negara kacau balau yang bentar lagi bakal padam..”. Yap! Setidaknya mereka harus belajar dari hasil ini.. Kalau gak mau juga ya mungkin Tuhan bakal bener-bener madamin negara kita. Pffiuuuhh....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar